Loading On Structure

PEMBEBANAN PADA STRUKTUR

Peraturan dan standart digunakan sebagai referensi untuk penentuan beban mati yang harus diaplikasikan dan beban-beban lainnya yang melekat pada struktur tersebut, berikut ini adalah beberapa referensi yang bisa dipakai sebagai acuan dalam mendisain suatu bangunan.

1. BEBAN HIDUP
Roof                                                        0.6kN/m2
Stair                                                        2.5kN/m2
Walways/Accessplatform                   2.5kN/m2
Valve operating platform                    5kN/m2
Labs, Control and Switchgear Room   5kN/m2
Compressor Operating                         7.5kN/m2
Handrail                                                 0.36kN/m2 Applied to top rail, 0.74kN
applied at top post
Untuk tambahan, sebuah beban titik sebesar 5kN harus diaplikasikan kepada semua lantai dan tangga sehingga menghasilkan tegangan maksimum.

2. CRANES DAN LIFTING
Beban mesin harus dihitung menurut/sesuai dengan peraturan dan standard yang applicable tetapi tidak boleh kurang dari:
Load Type                         Electrical Operation        Hand Operation
Vertical Load                             25%                             10%

Horisontal tranverse               10%                              5%
diambil dari persentase
dari beban crab dan
capasitas beban

Horisontal longitudinal             5%                               5%
diambil dari persentase
beban roda

3. BEBAN MESINARY
Analisa dinamik harus dilakukan untuk fondasi yang mendukung rotating equipment dengan berat lebih dari 2.5Ton, untuk lebih lengkap dapat dilihat dibawah ini:
a). Untuk ekuipmen yang lebih berat dari 2.5T tetapi kurang dari 30T, dapat memakai analisa single degree of freedom
b). Untuk ekuipmen lebih 30T maka dipakai simulasi dinamik penuh.

Pondasi harus didesain sedemikin sehingga natural frekuensi pondasi dan soil system kurang dari 0.8 atau lebih dari 1.2 frekuensi operasi dari mesin.

4. PIPE LOADS
a). Beban test vertical pada struktur pendukung yang sampai 4 buah pipa(merupakan penambahan dari beban mati) harus diasumsikan bahwa keempatnya terisi pernih dengan air.
b). Beban test vertikal pada struktur pendukung yang lebih dari empat pipa (merupakan penambahan dari beban mati) harus diambil setengah dari beban air penuh sehingga menghasilkan tegangan maksimum.
c). Bebaan friksi diambil yang terbesar dari:
1). 7.5% dari total berat pipa
2). 30% dari berat operasi pipa sampai dengan 4 buah pipa yang diketahui bergerak bersama dalam satu arah atau jika sebuah pipa sangat besar dibandingkan dengan yang lain (contoh pipa 36″ on the same rack with small utility lines).
d). Pembebanan fatiqyang berhubungan dengan beban valve dan pulsating pipe load will be assessed as necessary.
4.1. Elevated Piperack
Piperack bertingkat dalam gal penambahan harus didesian sebagai berikut:
a) Minimum beban vertikal sebesar 1.7kN/m2, beban ini berdasarkan pipa 6″ penuh dengan air yang diselimuti 50mm insulasi dan berjarak 300mm c/c. Untuk pipa yang lebih besar kondisi beban nya harus diinvestigasi.
b) Beban vertical pada pengikat longitudinal adalah 50% dari beban vertical pada tranversal beam yang paling berat (on-plot rack only)
c) Aksial tekan pada pengikat longitudinal merupakan nilai terbesar dari:
1). Sebagaimana yang ditentukan pada f.1.
2). 100kN tidak terfactor.
d) Beban aksial tekan dipertimbangkan pada beban kombinasi dengan beban vertical dan friksi pada beam pengikat.
e) Minimum beban kabel tray 1kN/m2 pada setiap layer.
f). Beban longitudinal pada braced anchor bay merupakan nilai tersebar dari:
1). Beban anchor dari pipe stress analisis
2). 7.5% dari berat pipa diantara expantion joint
3). 40 kN dipalikasikan pada setiap level pipa

5. FLARE HEADER SUPPORT
Flare header are likely to be hydrotested in situ; perletakannnya didesain pada beban test penuh atau perletakan sementara harus disediakan.

6. BEBAN TERMAL
Beban termal dan perpindahan joint yang disebabkan oleh konsisi operasi harus didasarkan pada temperature rancang dari ekuipmen. Ekpansi termal dikarenakan variasi temperature lingkungan pada struktur terbuka harus didasari pada data iklim di sub bab 3.1 dan dievaluasi menurut rekomendasi pada peraturan SNIP 2.01.07-85- Loads and Effects.

7. NOZZLE LOADS
a). Beban nozzle hanya diaplikasikan pada ekuipmen tertentu dimana pipe routing dab temperature operasi menujukan bahwa beban seperti itu dimungkinkan. Referensi piping isometrics and standard for design
b). Hanya diameter pipa lebih besar 6″ yang dipertimbnagkan untuk beban nozzle
c). Beban nozzle secara umum dapat diabaikan untuk desain fondasi vessel.

8. FRICTION LOADS
Untuk ekuipment dan pipe supports, dimana beban friksi dimungkinkan, maka koefisien friksinya sebagai berikut:

Surface type                          Friction Factor
Steel/Steel uncorroded               0.3
Steel/Steel lubricated                 0.15
Lubrite /Steel                              0.15
PTFE/Stainless steel                   0.10
PTFE/PTFE                                  0.1
Steel/concrete                             0.5

9. BUNDEL PULL LOADS
If loosening devices disipplai and dipakai, gaya horizontal harus diambil sebesar berat bundle (minimumnya = 10kN). Jika tidak ada loosening devices disediakan dan dipakai atau pemakaian loosening device tidak diketahui maka gaya horizontal diambil sebesar 150% dari berat bundle (minimumnya = 10kN). Beban ini harus diaplikasikan pada diujung member support dan struktur/fondasi sebagai keseluruhan kemudian diperiksa stabilitasnya.

3 Responses

  1. Thank for your devinition struktur

  2. salam,
    terlebih dulu perkenalkan nama saya arif budianto,sering dipanggil budi. saya mencari teman sharing dan penggemar FEM(gt strudl, nastran) khusus offshore, mungkin ini awal yang baik untuk menjaga memelihara ilmu dan mengembangkan ilmu struktur. blog bapak bagus tapi pembahasan kurang mendalam, usul bagaimana blog ini disertai file aplikasi yg bisa di download seperti gtstrdl, nastran, serta tutorialnys, gmn?, thx

  3. Kalo tutorial menurut saya bagus tetapi kalo software jangan dulu deh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: